TERBARU

HIMA News

PROKER HIMA

Latest Posts

10 Mar 2017

[Kegiatan PBL 2 Kelompok 15 Desa Jati Baru ] PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN IBU DAN ANAK MELALUI PELATIHAN

KEGIATAN PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN IBU DAN ANAK MELALUI PELATIHAN DI DESA JATI BARU KECAMATAN ASTAMBUL OLEH MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT


Mahasiswa kesehatan masyarkat Kelompok XV melakukan PBL II di desa Jati Baru di mana PBL II ini lanjutan dari PBL I yang di lakukan pada Bulan Angustus 2016 yang lalu. Kali ini Kelompok XV melakukan intervensi yang telah di sepakati sebelumnya olah pejabat Desa dan masyarakatBertema tentang peningkatan pengetahuan kesehatan ibu dan anak melalui pelatihan di desa Jati Baru Kecamatan Astambul.



            Dalam kegiatan tersebut ada penyuluhan mengenai KB dari Tim BKKBN Kabupaten Banjar dan Kepala Puskesmas Astambul, untuk kegiatan pelatihan gizi dihadiri oleh bagian Gizi dari Puskesmas Astambul yang dimana dijelaskan bagaimana menu makanan yang baik dan bergizi. Dan penyuluhan mengenai NAFZA, Suami Siaga serta acara demo memasak.



Tanggapan dari warga sangat antusias dengan kegiatan ini kerena dapat menambah pengetahuan tentang kesehatan terutama mengenai Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)




[Kegiatan PBL 2 Kelompok 14 Desa Pematang Hambawang] PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH

PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH OLEH MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT DI DESA PEMATANG HAMBAWANG



Mahasiswa program studi kesehatan masyarakat bersama dengan pihak Forum Komunitas Hijau (FKH) serta bekerja sama dengan pihak Media Kalimantan mengadakan kegiatan pelatihan pengelolaan sampah kepada masyarakat Desa Pematang Hambawang Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar. Pelatihan ini  dilaksanakan di ruang kelas MTs Desa Pematang Hambawang. Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh 30 masyarakat Desa Pematang Hambawang. Pelatihan ini sebagai wujud dari intervensi PBL II mahasiswa kesehatan masyarakat. 
Dalam proses pelatihan ini masyarakat diajarkan mengenai pemanfaatan sampah menjadi barang yang berguna yaitu pengolahan sampah menjadi kompos dengan teknik Takakura dan pengolahan sampah botol plastik menjadi tempat alat tulis serta pemanfaatan barang bekas yang dapat diolah menjadi sapu sehingga bermanfaat dan bernilai ekonomis. Penyampaian materi dan praktik pengolahan sampah ini dilaksanakan oleh Mahasiswa kelompok 14 PBL PSKM Fakultas Kedokteran UNLAM dan Forum Komunitas Hijau. 


Salah satu masyarakat yang  mengatakan bahwa pelatihan yang dilaksanakan sangat menambah pengalaman dan bermanfaat bagi kami. Dengan adanya kegiatan pengalaman belajar lapangan ini di harapkan dapat terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara masyarakat dan mahasiswa. Selain itu kegiatan ini juga dilakukan untuk memandirikan dan memberdayakan potensi yang ada di Desa Pematang Hambawang. 


[Kegiatan PBL 2 Kelompok 11 Limamar ] MENGELOLA SAMPAH BERSAMA WARGA

MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT FK ULM MENGAJAK MENGELOLA SAMPAH BERSAMA WARGA DESA LIMAMAR, KECAMATAN ASTAMBUL KABUPATEN BANJAR

 
Setelah sukses mengajak masyarakat Desa Limamar dalam penyuluhan pengelolaan sampah Selasa (31/1/2017) lalu, bersama Kepala Puskesmas Astambul, Mahasiswa Kesehatan FK ULM beserta aparat Desa Limamar sepakat mengadakan tempat sampah terpisah organik dan non-organik di setiap RT.

Dengan dihadiri 30 lebih ibu-ibu dan warga Desa Limamar, mereka mengaku antusias dengan kegiatan yang diadakan bersama mahasiswa. “Biasanya sampah dapur setelah memasak dibuang begitu saja di belakang rumah. Kini sudah ada pemisahannya dan disediakan tempat sampahnya.” Ujar Rumila.

Kegiatan ini diakui Taufik beserta anggota kelompoknya sebagai langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan dampak negatif sampah mengingat hal tersebut merupakan masalah utama disana. Biasanya sampah tidak dipisah antara organik dan non organik serta dibuang dan dibiarkan di lingkungan sekitar rumah.

“Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan sampah memang susah. Kegiatan ini sangat didukung, harapannya warga lebih tahu dan sadar sehingga lingkungan menjadi lebih bersih” Ungkap Pembakal desa Limamar yang kali itu menghadiri serah terima tempat sampah terpisah yang berjumlah 10 buah yang akan diletakkan di setiap RT Desa Limamar, Jumat (3/2/2017).

Lebih lanjut Pembakal mengaku akan menganggarkan dana desa untuk realisasi pengelolaan sampah di Desa Limamar dan berharap Desa Limamar menjadi desa percontohan bagi daerah lainnya.


[Kegiatan PBL 2 Kelompok 6 Desa Sungai Tuan Ulu ] MENGOLAH SAMPAH MENJADI TEKNOLOGI TEPAT GUNA


ANTUSIAS WARGA SUNGAI TUAN ULU MENGOLAH SAMPAH MENJADI TEKNOLOGI TEPAT GUNA

Permasalahan sampah sampai sekarang ini masih menjadi masalah serius yang dihadapi oleh masyarakat, tidak terkecuali warga Astambul, khususnya warga desa Sungai Tuan Ulu Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar. Di desa ini permasalahan lingkungan masih menjadi permasalahan utama yang didapati, semua ini dikarenakan masih banyaknya sampah yang tidak dimanfaatkan lagi, sehingga dibuang begitu saja.
Hal ini menjadi perhatian bagi tenaga kesehatan setempat, dan juga mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat (PSKM ULM) Angkatan 2014 yang datang ke desa Sungai Tuan Ulu, untuk melaksanakan kegiatan Praktek Belajar Lapangan II, yang berlangsung selama dua minggu, mulai dari akhir Januari sampai dengan Februari 2017.
Berdasarkan hal itulah para mahasiswa kesehatan masyarakat ini melakukan intervensi terhadap permasalahan sampah dengan melaksanakan kegiatan Penyuluhan dan Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik yaitu Pengolahan Kompos dengan Metode Pengolahan Kompos Sederhana Skala Rumah Tangga dan Pengolahan Sampah Anorganik yaitu Pembuatan Tempat Sampah dari Botol Plastik Bekas (Teknologi Tepat Guna), dan untuk keberlanjutan upaya yang dilakukan para mahasiswa ini juga melakukan pengkaderan dalam pendistribusian sampah anorganik berbentuk Bank Sampah di desa Sungai Tuan Ulu.  
“Hal ini semata-mata dilakukan sebagai salah satu bentuk pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat serta untuk memenuhi tugas sebagai mahasiswa” Katanya.
Kegiatan yang dilaksanakan  diempat RT di desa Sungai Tuan Ulu, pada saat pelaksanaan pun kegiatan berlangsung dengan hikmat dan lancar, disertai antusias dan dukungan warga dan aparat pemerintahan setempat yang sangat baik.
Menurut Agus Salim selaku Kepala Desa Sungai Tuan Ulu Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar. Kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa ini sangat membantu dalam pengembangan desa, dan juga kegiatan yang dilakukan sangat bermanfaat bagi warga desa Sungai Tuan Ulu.
“Kami sangat terbantu dengan kegiatan ini selain bermanfaat bagi warga, kegiatan ini jadi ajang menambah ilmu dan keterampilan bagi kami, dan juga tidak pernah terpikir oleh saya, pembuatan bak sampah dari botol ini, sangat kreatif” ujarnya.
Tokoh masyarakat desa Sungai Tuan Ulu. Soekarno sangat senang dengan diadakan nya kegiatan ini, terutama mengenai pelatihan pembuatan kompos, pelatihan ini sangat bermanfaat dan dapat menambah keterampilan bagi warga desa Sungai Tuan Ulu yang mayoritasnya kegiatannya bertani dan berkebun.
“Saya sangat senang dengan diadakannya kegiatan ini karena pekerjaan saya sehari-harinya adalah petani, dengan ini saya bisa membuat lahan saya subur, apalagi bahan pembuatan mudah didapatkan, nanti saya akan mencobanya di lahan saya”. Imbuhnya.
Masyarakat desa Sungai Tuan Ulu. Busra sangat terbantu dengan dilaksanakannya pelatihan pengolahan sampah organik ini, dan sangat mendukung kegiatan yang dilakukan, selain bisa mengurangi membuang sampah sembarangan, sampah ini bisa dimanfaatkan kembali dengan cara dibuat menjadi kompos yang bernilai ekonomis.

“Menurut saya kegiatan penyuluhan dan pelatihan pengelolaan sampah ini sangat membantu saya dalam memanfaatkan sampah kembali, karena saya seorang pedagang jadi sehari-harinya banyak menghasilkan sampah organik, jadi dengan sudah tahunya saya tentang pengolahan sampah ini, saya sangat terbantu agar sampah yang saya hasilkan tidak dibuang kesungai, melainkan diolah kembali, selain itu kompos yang jadi nantinya bisa di jual sebagai tambahan penghasilan” imbuhnya.
Salah satu mahasiswa mengucapkan terimakasih atas dukungan yang telah diberikan dan juga antusias warga dalam mengikuti kegiatan ini, semoga kegiatan yang kami adakan bermanfaat, dan manfaat yang dihasilkan dapat menular hingga keseluruh lapisan masyarakat.


[Kegiatan PBL 2 Kelompok 5 Desa Danau Salak ] WUJUDKAN DESA BERIMAN (BERSIH, INDAH DAN NYAMAN)

MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT UNLAM WUJUDKAN DESA BERIMAN (BERSIH, INDAH DAN NYAMAN) DI DESA DANAU SALAK KECAMATAN ASTAMBUL


Kepala Desa Danau Salak Bapak Ahmad, SE mengatakan kegiatan intervensi yang dilakukan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat bersama warga desa dalam pembuatan TPS sangat bermanfaat bagi warga yang ada di Desa Danau Salak.
Sabtu (28/01/2017), Ibu Mas’udah bersama warga Desa Danau Salak yang lain mengikuti pelatihan kerajinan dan pengomposan dengan metode teknik takakura sangat senang sekali dengan adanya pelatihan yang di berikan oleh Komunitas Green and Clean.
“Banyak sampah plastik dan koran, baru mengerti cara membuat kerajinan dari sampah-sampah itu”ungkap ibu.
Saat itu M. Fachmi Ansyari dan anggota kelompoknya mengadakan praktik belajar lapangan di Desa Danau Salak.
Mereka memberikan penyuluhan pelatihan kerajinan dan teknik pembuatan kompos dengan metode takakura dan gotong royong dengan warga desa dalam pembuatan TPS.




Fachmi mengatakan kegiatan tersebut adalah aplikasi kegiatan dari mata kuliah Praktik Belajar Lapangan II. Intervensi yang diberikan didapat dari diagnosa komunitas di Praktik Belajar Lapangan I dengan hasil banyaknya masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan seperti di sungai maupun di buang di belakang rumah.


LKTIN

ISMKMI

ARTIKEL

 
Copyright © 2016 HIMA KESMAS ULM
Design by ICT HIMA PSKM |